Ulya

Sebuah dialog pukul 22.30:

Pernah suatu waktu aku ingat, saat rasanya dadaku sesak dan kepalaku penuh akan pikiran-pikiran. Lalu aku bertanya keberadaanMu dan mencari-cari di banyak pintu, seperti di Lawang Sewu.

Aku buka pintu-pintu itu namun Kau tiada. Aku berteriak-teriak memanggil namaMu namun Kau di mana? Aku menangis mencariMu seperti…

--

--